Langsung ke konten utama

Dimulai Dari Nol




Menulis adalah bagian yang ingin secara terus-menerus saya lakukan setiap waktu, meskipun tanpa dihitung dengan nominal tetapi tentu saja tak menolak jika kelak hasil tulisan saya diperhitungkan. Kemudian mengapa memilih blog, terus terang bagi saya pribadi blog adalah media yang cukup mewadahi saya untuk membagikan hasil tulisan saya.
 
Seringkali sayapun merasa malu akan hasil tulisan saya, selalu ada rasa enggan untuk membagikan kepada khalayak. Lebih sering saya merasa takut mempertanggungjawabkan hasil pikiran yang saya tuangkan dalam tulisan. Tetapi ada rasa yang mendorong saya untuk selalu tetap menulis, meskipun hasilnya adalah belum tentu hasil yang diinginkan atau sesuai selera pembaca.
Ada beberapa hal menarik tentang dunia blog ini yang saya amati : 
 
1.  Disadari atau tidak rata-rata blogger adalah para ibu – ibu.
Satu bulan semenjak wisuda saya memutuskan untuk mengisi waktu di blog, biasanya tulisan saya berisi review-review tentang apa saja semua saya lahap, jikapun tak menang yang penting saya mencoba dan mempelajari tulisan-tulisan yang menang. Diantara akun-akun yang saya telusuri sebagai yang sering memenangi kompetisi menulis, saya melihatnya hampir rata-rata adalah ibu-ibu. Apakah ini suatu pertanda alam ? yang saya senang adalah sembari memantaskan diri saya bisa mengetahui dan berempati bagaimana rasanya menjadi ibu melalui cerita-cerita yang mereka tuangkan di dalam blog mereka. Tentu sebuah pelajaran berharga bukan ? Lumayan hemat untuk seminar parenting ~ dan endingnya adalah pergeseran usia pengikut saya dan yang saya ikuti telah berubah dari yang seumuran saya hingga seumuran ibu saya ! wah rasanya menyenangkan sekali.

2.  Ternyata menjadi blogger itu tak hanya modal bisa nulis!
Semenjak saya rajin ngeblog dan ikut kompetisi blog ternyata blogger itu skillnya paket komplit! Bisa ngedesign pakai segala software untuk mendukung tulisannya, kemudian harus bisa  web design supaya templatenya bagus dan nyegerin pengunjung, wih sekomplit – komplitnya bakat ada pada blogger. Belum lagi lihat hasil editing videonya.... jangan sepele ya !

3.  Bisa dijadikan tempat nyari uang jugalo!
Banyak banget perusahaan atau institusi yang buat kompetisi yang hadiahnya menggiurkan tetapi jangan lupakan kalau saingan-saingannya juga para dewa! Tapi kamu bisa juga jadikan blog sebagai portofolio karya kamu manatau kelak dilirik sama editor !

Nah hanya itu duluya yang bisa saya bagikan tentang mengapa saya menulis di blog, bagi sebagian orang ini adalah pekerjaan yang sepele dan tidak menghasilkan tetapi biarkan sajalah karena kita hidup bukan untuk memuaskan pandangan orang lain tentang kita~

#CHALLENGEDAY1
#BLOGGERPEREMPUAN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waktu Indonesia Bagian Hidup Sehat Bersama SEGARI

"Kapan yah pandemi ini usai?" Apakah pertanyaan ini pernah terlintas di kepalamu? Saya yakin kita semua pernah. Namun faktanya, smpai saat ini belum ada satupun ahli yang bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan pasti. Tanpa harus menurunkan level kepatuhan terhadap pratokol kesehatan, setidaknya kita bisa bernafas sejenak karena menurut WHO terjadi penurunan kasus positif COVID-19 hingga 77 persen dalam enam pekan terakhir. Selain itu, angka kematian rata-rata masyarakat di seluruh dunia juga sudah turun sebanyak 20 persen. Tak lupa, saat ini program Vaksinasi Nasional dari Kemenkes RI sedang berlangsung dan diharapkan bisa tersebar merata di seluruh lapisan masyarakat. Alih-alih cemas berlebihan, yuk kita lakukan sesuatu untuk melindungi diri sendiri dan keluarga. Caranya gampang banget. Mulai dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan WHO, seperti mencuci tangan dengan benar, memakai masker, tidak menyentuh wajah, menjaga jarak dengan orang lain, dan bila mem

Tempat baru yang mengesankan dan kesenjangan yang luput dari penglihatan

Setelah satu bulanan tinggal di tempat baru, aku mulai berkeliling ke tempat yang satu dan yang lainnya. Biasanya di akhir pekan, aku lebih sering pergi ke Lulu Mart (hypermarket), Giant (toko swalayan), atau Aeon Mall untuk berbelanja bahan belanja selama satu minggu kedepan. Baru sekali saja aku pergi ke Cisauk, tempat di mana stasiun KRL terdekat berada dan Pasar Modern. Besok pagi, aku akan mencoba merasakan suasana berbelanja di sana. Tidak belanja banyak karena sebagian bahan belanja sudah dibeli sore tadi. Aku menemukan tempat belanja "hidden gem" di kawasan perkampungan. Murah sekali. Tentu saja ini akan menjadi pertimbanganku selanjutnya untuk rutin berbelanja di tempat tersebut. "Bang, tempat ini hidden gem! Keluar uangnya segini doang dapatnya banyak banget" ucapku antusias. "Memang. Dari kemarin diajak keluar gak pernah mau. Kalau di kawasan perkampungan semuanya ada, warung, toko buah, jajanan gerobak, nasi padang sepuluh ribuan. Bedakan? Mangkany

Sebelum Dua Pekan.

  Aku yakinkan diri ini berulangkali sebelum berbicara kepada kedua orang tua. Ini bukan sebuah keputusan yang mudah.  Aku tahu, ada banyak rangkaian masalah yang akan menanti aku setelah gerbang perjalanan ini. Namun, pilihannya apakah aku bisa melihatnya sebagai sebuah halangan atau tantangan. “Bunda, mbak menikah boleh ga?” “Iya boleh selesai wisuda ya.” “Kan udah pernah wisuda, kuliah mbak udah siap juga tinggal wisuda doang…” “Kenapa mbak tiba-tiba ingin cepat nikah?” “Engga cepat juga sih, kakak kan udah kelar kuliah bahkan udah kerja juga..” “Emangnya, Hendra udah mau lamar mbak?” “Iya, kalau diizinin.” “Nanti bunda bilang sama ayah dulu.” Hendra adalah nama pria yang menjadi pasanganku satu tahun terakhir. Aku mengingat percakapan sekilas di malam itu. Mengapa hal ini ingin aku segerakan? Mengingat aku berencana menikah dengan dia di pertengahan tahun 2022. Bukan di awal 2021. Aku dan Hendra sudah menjalin hubungan romansa selama satu tahun terakhir. Kami